6 Jenis diet yang digemari wanita Indonesia

Setiap orang memiliki cara mereka sendiri untuk menurunkan berat badan. Diet juga memiliki tipe berbeda yang dilakukan dengan cara berbeda. Pernahkah Anda melakukan diet? Jika ya, diet apa yang sudah Anda konsumsi?

Berikut adalah beberapa jenis diet yang benar-benar sukses di Indonesia.

1. Diet Mayo

Diet ini sangat mengejutkan karena Anda bisa kehilangan hingga 10 kg dalam 13 hari, lho!
Diet Mayo berasal dari sebuah buku yang diterbitkan oleh Mayo Clinic berdasarkan penelitian dan pengalaman klinis. Diet ini dapat mengubah kebiasaan menjadi lebih sehat dan mengurangi risiko berbagai jenis penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan sleep apnea.
Diet ini merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi garam selama 13 hari. Garam konon mengikat cairan tubuh dan lemak yang menyebabkan obesitas. Makanan yang dikonsumsi juga harus dimasak dengan cara direbus dan tidak digoreng dalam minyak yang sembarangan.

2.OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet)

Obsessive Corbuzier’s Diet (OCD)  adalah jenis diet yang dikenal dan populerkan oleh artis atau seniman Indonesia
Diet OCD unik dibandingkan dengan diet lain yang diketahui. Jika nutrisi umumnya ditafsirkan sebagai cara untuk menurunkan berat badan dengan memotong jatah dan porsi makanan, diet OCD adalah sebaliknya. Terkadang Anda bisa makan sebanyak yang Anda inginkan, tetapi selalu dalam batas normal.
Diet ini tidak melarang Anda mengonsumsi makanan tertentu. Semua makanan bisa Anda makan selama Anda memilih waktu tertentu setiap hari. Baik itu 4 jam makan, 6 jam atau bahkan 8 jam.

3.Diet Golongan Darah

Berbagai metode diet telah dikembangkan untuk membantu orang yang menginginkan berat badan ideal, termasuk diet golongan darah. Jenis diet ini dikembangkan dengan menggabungkan kebiasaan makan dengan jenis golongan darah. Setiap kelompok darah mencerna kandungan lektin secara berbeda.
Seperti namanya, setiap golongan darah memiliki daftar makanan diet sendiri.
Jika kandungan lektin dari makanan yang dikonsumsi tidak sesuai dengan golongan darah, berbagai masalah pencernaan dapat terjadi. Beberapa masalah ini, termasuk kembung, memperlambat metabolisme tubuh, peradangan, dan bahkan kanker. Untuk alasan ini, diet golongan darah dikembangkan. Ini berarti bahwa setiap golongan darah tahu apa yang bisa dan tidak bisa dimasukkan dalam makanan mereka.

4. Diet Ketogenik

Akhir-akhir ini, diet ketogenik sangat menarik bagi banyak orang.
Diet ketogenik atau diet keto adalah diet yang membatasi atau bahkan tidak mengonsumsi karbohidrat. Diet ketogenik dipercaya memberikan banyak manfaat bagi tubuh, mulai dari penurunan berat badan hingga mengurangi risiko penyakit tertentu seperti diabetes dan penyakit jantung.

Diet ketogenik yang membatasi asupan karbohidrat membuat tubuh dalam keadaan ketosis, di mana residu keton menumpuk di dalam darah. Ini karena tubuh menggunakan jaringan adiposa sebagai sumber energi alternatif karena kekurangan karbohidrat. Pembakaran lemak ini menghasilkan keton dan menempatkan tubuh ke dalam ketosis.
Diet ini mengikuti sistem rendah karbohidrat, protein sedang, dan tinggi lemak. Tidak disarankan untuk mengonsumsi nasi, kentang, atau makanan bertepung.

Sebaliknya, Anda justru dianjurkan untuk mengonsumsi makanan berlemak! Seperti ayam, daging sapi, dan keju. Bagi Anda yang suka makan lemak, diet ini sangat cocok untuk Anda, tentu saja!

5. Diet Food Combining

Menggabungkan makanan adalah diet dengan gagasan bahwa ada jenis makanan yang dapat dikombinasikan, dan ada juga kombinasi makanan yang tidak cocok untuk dimakan bersama. Dengan diet ini, dapat diasumsikan bahwa kombinasi makanan yang tidak tepat memiliki efek kesehatan yang negatif.

Umumnya, makanan dalam model kombinasi makanan mengklasifikasikan makanan ke dalam kelompok yang berbeda. Klasifikasi dibagi menjadi karbohidrat dan pati, buah-buahan (termasuk buah-buahan manis, buah asam dan melon), sayuran, protein dan lemak.

Ada juga prinsip kombinasi makanan yang mengklasifikasikan makanan sebagai asam, basa atau netral.

Anda tidak perlu khawatir kehilangan makanan. Diet ini tidak membatasi jumlah makanan yang ingin Anda makan.

Pola makan kombinasi berfokus pada asupan karbohidrat dan protein yang tidak boleh dicerna bersama. Kami menganjurkan Anda untuk makan karbohidrat dengan sayuran atau makan protein dengan sayuran. Tentu saja sebanyak yang kamu mau!

6.Apa diet DEBM?

Seperti namanya, the Happy Happy Diet alias (DEBM), di mana metode diet ini sama sekali tidak menyiksa para pelaku diet. Ini karena pelaku diet bisa makan makanan enak sekalipun lemak. “Betulkah

Prioritaskan makanan tinggi protein dan tinggi lemak
Tidak seperti metode diet lainnya, menu diet DEBM ini berfokus pada makanan tinggi protein dan lemak. Robert bahkan merekomendasikan makan makanan rendah karbohidrat. Mengapa?

Karena karbohidrat adalah makanan yang menyediakan paling banyak kalori, ini dapat menyebabkan orang yang kelebihan berat badan menjadi kelebihan berat badan.

Untuk memenuhi kebutuhan energi, orang yang melakukan diet DEBM diundang untuk makan makanan tinggi protein hewani di pagi dan sore hari. Padahal, tidak dilarang mengonsumsi makanan berlemak atau gorengan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *